loading...

Sunday, March 6, 2016

Review Pengalaman Belanja di Sale Stock

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman berbelanja di sebuah pusat belanja online yang memiliki nama aplikasi sale stock.  Sale stock ini didirikan di Indonesia pada akhir tahun 2014 dan berkembang dengan sangat pesat hingga saat ini.  Sale stok ini mengedepankan penjualan pakaian dengan kualitas mall dengan harga yang terjangkau, sehingga pembeli tidak  perlu mencari diskon besar buat belanja. 

Perusahaan ini bekerjasama langsung dengan perusahaan-perusahaan konveksi yang memproduksi pakaian untuk dipasarkan di mall.  Kemudian menjualnya langsung ke tangan konsumen, sehingga bisa menekan biaya perantara dan overhead, yang artinya bisa menjual dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan mall.

Sekarang saya akan berbagi pengalaman saya berbelanja di Sale Stock.  Saya bisa katakan saya sukaaaa sekali belanja disini.  Sale stock berhasil mematahkan semua pendapat jelek saya tentang belanja pakaian secara online.  Sebelumnya saya sudah kapok belanja baju secara online, dari ukuran yang tidak sesuai, gambar tidak sesuai, bahan tidak sesuai, pokoknya serba tidak sesuai . . .

Tertarik dengan sistem COD atau bayar ketika barang datang, bebas ongkir serta bisa dikembalikan jika tidak sesuai, iseng saya coba beli.  Di aplikasi ini ada fasilitas chat dengan cs yang menyebut dirinya soraya dan dia menyapa kita dengan panggilan sista.  Sebelum beli saya chat dulu sista soraya yang ramah itu, saya tanya gambarnya real pic gak?  Katanya sale stok punya model sendiri untuk mempromosikan pakaian yang mereka produksi, artinya foto itu asli barang yang dijual.  Benarkah?

Barang datang sekitar seminggu setelah saya order,  benar-benar sesuai harapan saya, bahkan rasanya melebihi ekspektasi.  Jahitannya rapi, warna sama persis dengan gambar, model, ukuran semuanya sesuai dan memuaskan.  Alhamdulillah, akhirnya saya menemukan tempat belanja yang benar.  Gak perlu lagi berjam-jam keliling mall mencari barang yang sesuai, sesuai bagusnya, terjangkau harganya.  Biasanya susah banget cari yang bagus tapi harganya gak berat, terutama buat pegawai daerah seperti saya.  Apalagi selera saya agak susah, kalau atasan maunya yang agak panjang kalau bisa selutut, gak sempit, modelnya gak aneh-aneh, warnanya soft dan gak nerawang.  Kebayang kan susahnya nyari di mall? Hahaha . . . . .
Ini dia belanjaan pertama saya (buat anak gadis saya) :

Barang Pesanan saya datang sekitar seminggu kemudian dan teman-teman kantor rada bingung karena saya bayar belanjaan ke kurir yang antar barang.  Cara baru nih, belanja online bayar ditempat (COD).  Untuk warga daerah seperti saya, hal ini baru terjadi.  Selanjutnya hasil belanja pertama saya langsung dibongkar dan di coba rekan-rekan kerja di kantor.  Hari itu juga mereka ikutan download aplikasi dan langsung belanja.  Sayangnya untuk belanja pertama mereka gak pakai kupon temen, jadi gak dapet diskon apa-apa.  Maklumlah masih baru jadi ngerti apa-apa, hehe. . . .

Ternyata belanja pertama itu bisa masukin kupon temen yang nilainya 20 poin kalau buat belanja dapet potongan 20 ribu.  Untuk yang langsung buka lewat website www.salestockindonesia.com  maupun download aplikasi di playstore bisa pakai kupon temen 7TK0 (tujuh tk nol), kalian bisa langsung dapet 20 poin buat belanja pertama.  Masukin Kupon 7TK0 ini dikeranjang belanja bagian “Punya kupon sis?” 

Kalau belum pernah pakai kupon, kita tetap bisa pakai kupon di atas hanya untuk 1 kali belanja saja, jadi gk tiap belanja bisa pakai kupon.  Jadi untuk temen-temen yang udah member salestock tapi belum pernah belanja pakai kupon, bisa masukin no kupon 7TK0 diatas untuk dapet potongan belanja 20 poin.

Dan asyiknya lagi kita bisa dapet baju gratis dengan ngajak teman belanja di sale stok. Di aplikasi sudah ada fitur ngundang teman belanja, bisa lewat sms, email, fb, twitter, WA, line dan bbm.  Teman yang kita ajak belanja akan langsung dapet 20 poin buat belanja pertama dan kita yang ngajak juga dapet 20 poin buat belanja.  Asyiknya lagi poin-poin dari temen belanja itu bisa dikumpulin dan dipakai sekaligus.

Kemarin saya baru order kemeja seharga 109.000 dengan menggunakan 82 poin, sehingga total yang perlu saya bayar hanya 27.000.  Senangnya banget-banget bisa dapat baju cantik dengan harga murah.
Belanja pakai poin hadiah ngajak teman

Oh ya, gak Cuma baju lho yang dijual di sini, ada sepatu, sandal, jam tangan, asesoris, dan tas.  Semuanya bebas ongkir tanpa minimum belanja.  Semuanya cantik-cantik, Cuma memang harus sabar milih-milih barang yang sesuai selera trus nunggu barang dateng setelah order juga seminggu lebih.  Kalau saya sudah suka banget belanja di sale stok, gak papa deh lama datengnya, namanya juga gratis ongkir.

Sale stock ini hanya menyediakan produk khusus wanita ya, jadi yang laki-laki kudu sabar nunggu sale stock memperluas usahanya ke pakaian pria.  Hee . .
Tapi untuk wanita, mulai dari yang kurus sampai yang gemuk banget ada bajunya disini, cantik-cantik.  Tapi harus perhatikan ukuran baik-baik ya supaya pilihannya gak kebesaran maupun kekecilan.  Karena walaupun bisa tukar karena berbagai alasan termasuk kebesaran mapun kekecilan, kan tetap aja repot, dan kasian sista Soraya nya . . . .

Dibawah ini saya kasih contoh dagangannya Soraya 
Atasan cantik



Gamis Cantik

Atasan untuk yang bertubuh gemuk







Update belanjaan terakhir :

Sudah lebih dari 5 kali belanja di sale stock, ada yang datangnya lebih dari setengah bulan dari pesan.  Sempat sebel juga sih, tapi begitu ngeliat barang datangnya bagus pengen beli lagi.  Kebetulan saya selalu beruntung, barang pilihan saya semuanya tidak mengecewakan.  Tapi ada juga punya teman saya yang bahannya kurang bagus dan jahitannya kurang rapi.  Jadi saya nggak bisa bilang semua barang sale stock bagus yaaa  . . . . ., yang bagus terutama berbahan katun dan peach soffie.

Selamat Berbelanja, Semoga Bermanfaat. 

Penulis : Seorang Ibu yang bekerja pada kantor Pemerintah Daerah.


Wednesday, December 16, 2015

Tips dan Cara Membuat Donat Yang Empuk Tanpa Kentang

Saya mempunyai sebuah resep untuk membuat donat yang empuk tanpa kentang.  Hal ini berawal dari kegemaran saya membuat donat dan saya merasa membuat donat kentang lebih merepotkan.  Selain repot harus mengukus dan menghaluskan kentang, pada saat pengulenan adonan donat kentang juga lebih lengket sehingga tidak direkomendasikan bagi pemula.  Untuk itu saya tertarik untuk berbagi resep dan tips cara membuat donat yang empuk tanpa kentang. 

Ada beberapa tips untuk lebih menjamin donat anda akan empuk :
1.  Jangan masukkan putih telur.
Putih telur akan membuat donat goreng anda menjadi keras setelah dingin, apalagi sesudah berganti hari akan semakin kaku lagi.  Jadi jangan masukkan putih telur ke dalam adonan.

2.      Uleni adonan donat sampai benar-benar kalis.
Adonan kalis bukan hanya tidak lengket di tangan, tapi benar-benar telah empuk dan menyatu.  Pokoknya diulen semakin kuat dan lama semakin baik, bila perlu dibanting-banting jika wadahnya memungkinkan.  Tapi kalau wadahnya kurang kuat, adonan tidak perlu dibanting, donat bisa tetap enak kok.  Kakak saya yang laki-laki bisa membuat donat yang sangat empuk dengan resep saya, karena kemampuan mengulennya yang sangat baik, tapi dia memecahkan salah satu baskom plastik saya karena terlalu keras membanting. 

3.      Goreng dengan minyak banyak.
Menggoreng donat tidak bisa dengan sedikit minyak. Donat tidak akan matang sempurna jika tidak cukup terendam.  Ketika digoreng minimal  donat terendam setengah dengan minyak, lebih baik lagi jika donat mengapung.

4.      Adonan jangan terlalu lembek.
Jika anda sudah lama menguleni adonan (lebih dari 15 menit) tapi adonan tetap lembek mungkin adonan kebanyakan air, jangan ragu menambahkan tepung.  Tapi jangan kebanyakan tepung juga ya, terlalu keras juga tidak enak.  Adonan yang terlalu lembek akan menyerap minyak waktu digoreng, jadi minyak anda akan cepat habis dan donat anda sangat berminyak.  Namun jika adonan terlalu keras sehingga tidak kalis-kalis juga, jangan ragu juga untuk menambahkan air.  Tapi tambahkan air sedikit-sedikit saja dan secukupnya. Jangan sampai menjadi kelembekan ya.

5.      Jangan siram ragi dengan air panas.
Air panas akan membuat ragi mati dan tidak berkembang, bisa dipastikan donat anda akan gagal dan tidak mengembang.  Gunakan air biasa saja, beberapa resep mungkin menyarankan air hangat, tapi sebaiknya jangan dicoba.  Bisa saja airnya terlalu hangat dan membuat bakteri pada ragi mati, sehingga donat tidak mengembang.  Lebih aman pakai air biasa saja ya.

6.      Gunakan ragi yang masih baik.
Beberapa ragi sudah kurang layak digunakan walaupun belum kadaluarsa.  Mungkin cara penyimpanan yang kurang baik atau bocor bisa jadi penyebabnya.  Pastikan anda membeli ragi di tempat yang cukup baik dan bersih, kemasan ragi yang tidak mulus (recek) merupakan tanda-tanda ragi sudah kurang baik.  Untuk memastikannya, buat biang adonan terlebih dahulu.  Gunakan setengah gelas air dicampur dengan 2 sdm terigu dan ragi.  Setelah 1 jam adonan biang akan terlihat berbusa cukup banyak, hal ini menandakan ragi masih bagus dan layak dipergunakan.

Di atas adalah beberapa tips untuk membuat donat yang bagus, mudah-mudahan jika diikuti dengan baik donat anda akan mengembang sempurna, lezat dan empuk.  Berikut ini adalah arsip resep donat keluarga saya, selamat mencoba.

DONAT

Bahan :
·        Terigu 1 kg
·        Fermipan 1 bks
·        Telur  5 butir (merahnya saja)
·        Gula 200 gram (1 gelas belimbing)
·        Blue Band 150 gram (3/4 sachet)
·        100 gram susu bubuk (atau secukupnya)
·        Garam secukupnya
·        Air secukupnya (kira-kira 2 gelas)

Cara membuat :
1.     Campurkan air dengan ragi, 2 gelas terigu, susu, telur dan gula, aduk rata biarkan sekitar 1 jam atau lebih.
2.      Kemudian masukkan semua sisa terigu dan garam di aduk dan diulen sampai kalis.
3.      Tambahkan Blue Band ulen sampai kalis lagi. Diamkan 2 jam.
4.     Ulen sebentar,  bentuk donat. Diamkan 15 sampai 30 menit, goreng dengan minyak banyak dan api kecil sampai matang. Setelah dingin baru dioles margarine dan ditaburi meises.


Selamat Mencoba






Tuesday, November 17, 2015

Review Lampu LED Philips, Panasonic dan Shinyoku

Saya tertarik menulis review tentang lampu LED ini berawal dari kekesalan saya terhadap suatu merk lampu LED yang mulai rusak satu persatu di rumah saya.
Saya pertama kali membeli lampu LED ini pada pertengahan tahun 2013, tepatnya ketika kami membeli sebuah rumah dan melakukan rehab total termasuk mengganti seluruh lampunya.
Waktu itu kami tertarik membeli lampu LED karena terpengaruh iklan tentang hemat listrik dan tahan lamanya sebuah lampu LED, iklan lampu LED Phillips bahkan memperlihatkan lampu yang sangat tahan lama sampai mampu menemani si pemilik rumah dari kanak-kanak sampai tua/beruban.
Kami mulai menempati rumah baru pada bulan Oktober 2013, dan menggunakan lampu LED untuk sekitar 17 titik lampu mulai dari 5 watt sampai dengan 11 watt.  Waktu itu lampu LED masih baru diperkenalkan, harganya mahal dan sulit didapatkan.   Kami membelinya tidak sekaligus, karena rumah juga belum langsung ditempati.  Awalnya hanya membeli merk Phillips, namun suatu waktu stok Phillips habis dan kami ditawarkan merk Panasonic.  Karena rumah sudah hampir ditempati akhirnya kami membeli juga merk Panasonic yang harganya juga lebih murah dibanding Phillips. Terakhir kami ditawari juga lampu LED merk Shinyoku yang harganya jauh lebih murah, dan kami membelinya.  Setiap lampu yang dibeli diberi tanggal pembelian menggunakan spidol permanen oleh toko, karena ada garansi setahun diganti bila rusak.
Lampu LED Phillips berjumlah sekitar 6 atau 7 buah, lampu Panasonic 5 buah, dan Shinyoku 5 buah.

Semua lampu cukup memuaskan pada awalnya, terang dan bayaran listrikpun lebih ringan.  Untuk hemat listrik dan terangnya, semua lampu LED cukup memuaskan.  Untuk watt yang sama lampu phillips yang terasa paling kurang terangnya, panasonic dan shinyoku lebih memuaskan.

Mulai satu tahun berlalu, satu merk lampu mulai rusak tepat 1 minggu setelah tanggal garansi berakhir,  sehingga kami tidak bisa mendapatkan penggantian.  Yang rusak Lampu LED Merk Phillips.  Hingga saat ini sudah sekitar 4 atau 5 buah lampu LED yang rusak dan semuanya merk Phillips.  Artinya hampir semua lampu Phillips yang kami beli sudah mati. Sedangkan merk Panasonic dan Shinyoku belum ada satupun yang rusak.  Saya yakin lampu Phillips yang saya beli bukan tiruan, karena waktu itu lampu LED baru diperkenalkan dan saya membelinya dari alfamart dan toko listrik yang terpercaya.

Yang lebih mengecewakan lagi saya membeli lampu phillips dengan harga yang paling mahal sekitar 59 ribu untuk yang 5 watt sampai dengan 100 ribuan untuk watt yang lebih besar.  Atau mungkin Phillips mengalami gagal produksi pada waktu itu?

Sepertinya Phillips sekarang sudah mengganti tema iklannya, karena jangankan mau menemani sampai tua, baru 2 tahan saja sudah hampir gugur semua.  Saya tidak bermaksud menjelekkan Phillips karena sebelumnya saya menggunakan lampu tabung phillips untuk rumah yang lama, dan saya cukup puas.  Sudah belasan tahun kami menjadi pelanggan setia phillips bahkan magic com pun kami masih menggunakan merk Phillips, tapi untuk lampu LED ini kami rasa phillips masih belum cukup baik.

Tapi review ini hanya berlaku untuk LED yang lama, karena mungkin sekarang Phillips sudah memperbaiki produksinya dan bisa jadi lebih awet dari yang lainnya.

Kami akan tetap menggunakan lampu LED karena terangnya bagus dan hemat energi, tapi sepertinya kami tidak akan beli Phillips lagi, terakhir kami mengganti semua lampu yang rusak dengan lampu LED merk Shinyoku.  Karena jauh lebih ekonomis dan terbukti awet tentunya.


Sekian review saya, Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih sudah Berkunjung.

Sunday, November 8, 2015

Review Natur E

Saya sudah lama mengenal Natur E dan sesekali mengonsumsinya.  Tapi baru akhir-akhir ini saya benar-benar merasakan manfaatnya.  
Terakhir saya browsing di internet ternyata tidak hanya review positif yang didapat, tetapi juga negatif. Saya tidak punya kepentingan apapun dengan produsen Natur E, hanya ingin berbagi pengalaman dan pemikiran tentang produk yang satu ini menurut pola pikir saya.

Dulu waktu hamil, dokter selalu menyarankan saya rajin minum vitamin E untuk mengurangi strechmark di perut, karena kulit saya termasuk cepat pecah (strechmark) dan rasanya agak perih pada saat bulan-bulan terakhir kehamilan.  Minum natur E membuat kulit perut saya terasa lebih nyaman dan tidak perih walaupun perut membesar.  Waktu itu kebetulan tumit saya pecah-pecah, dan sejak rajin minum natur E untuk kepentingan kulit perut, ternyata tumit saya pun membaik.

Belajar dari pengalaman tersebut, kalau tumit pecah-pecah saya segera minum natur E untuk mengatasinya.  Orang-orang ada yang mengatakan bahaya mengonsumsi suplemen seperti natur E, tetapi secara pribadi saya kurang sependapat.  Saya bukan orang yang menyukai cara instan untuk cantik, saya anti whitening, produk kosmetik yang saya pergunakan berlabel MUI dan tidak mengandung pemutih.  Bukannya saya tidak suka menjadi lebih putih, hanya saja saya sangat concern dengan kesehatan saya, saya tidak ingin menjadi lebih cantik tapi merusak ginjal saya.

Ada beberapa manfaat yang saya dapatkan dengan mengonsumsi natur E antara lain :
1.  Menghaluskan tumit kaki yang pecah-pecah, kulit kaki lebih lembut dan tidak busik/kering.
2.  Mengurangi masalah bibir kering dan pecah-pecah.
3.  Kuku jempol kaki yang selalu retak-retak juga sembuh, penampilan kaki jauh lebih baik.

Saya menggunakan natur E dengan cara diminum dan bukan dioles, sehingga hasil yang saya dapatkan di kaki tentu juga saya dapatkan di seluruh bagian tubuh saya baik terlihat atau tidak.  Bukankah demikian?  Berbeda dengan pemutih yang dioleskan ke kulit, yang dioles menjadi putih tapi ginjal bekerja berat.

Vitamin E sepertinya memang benar bisa memperbaiki sel kulit dan meningkatkan elastisitasnya.  Sehingga saya berpendapat vitamin ini juga dapat membantu memperbaiki seluruh sel tubuh kita, jadi tidak hanya menyehatkan kulit tapi juga seluruh bagian di tubuh kita seperti ginjal, jantung, paru-paru dan organ lainnya.

Manfaat yang kita dapatkan dengan minum vitamin E bukan mencerahkan kulit, tetapi membuat kulit lebih sehat.  Sepertinya tidak perlu khawatir berlebihan dengan mengonsumsi suplemen, walaupun memang benar kita tidak boleh berlebihan.  Cara terbaik memang dengan mengonsumsi sumber alaminya, tetapi pola makan kita sehari-hari tidak dapat menjamin terpenuhi kebutuhan hariannya.

Biasanya saya hanya mengonsumsi vitamin ini sekali-sekali saja, sehari cukup satu kapsul dosis 100IU dan tidak perlu tiap hari.  Kalau kulit lagi kering banget, untuk perbaikan kondisi kulit saya minum vitamin ini tiap hari selama seminggu, setelah itu cukup 2/3 hari sekali saja.  Yang jelas kalau hari itu sudah cukup banyak konsumsi buah, tidak perlu minum vitamin lagi.

Sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik, bukan hanya vitamin e tapi semua suplemen dan obat memang harus di batasi dan tidak boleh diminum secara terus menerus.  Agar nantinya tidak menimbulkan efek samping bagi tubuh kita.

Saya rasa tidak berlebihan jika kita sekali-kali mengonsumsi suplemen untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh kita.

Saya juga membuat sebuah review evoo (extra virgin olive oil), minyak ajaib yang bisa mengobati jerawat, bisul, gigitan semut/nyamuk, sampai gigitan lebah dan lipan. Baca ya di Sejuta manfaat minyak zaitun (evoo).  Khasiatnya beneran loh, sudah saya buktikan dalam 3 tahun terakhir ini.

Semoga bermanfaat, terima kasih sudah berkunjung.


Thursday, October 8, 2015

Pengalaman Cara Mengatasi Tumit Pecah-Pecah dengan Cepat

Saya punya pengalaman tumit kaki yang selalu kering dan pecah-pecah di setiap musim kemarau.  Tumit terlihat kotor, jelek dan rasanya tidak nyaman/kaku.  Tapi saya juga punya pengalaman cara mengatasinya dengan cepat dan mudah.

Percaya atau tidak, ternyata mengkonsumsi vitamin E jauh lebih efektif memperbaiki tumit pecah-pecah dibandingkan aneka lotion dan cream perawatan.  Saya biasanya mengonsumsi Natur E karena harganya yang relatif nyaman di kantong dan ada label MUI-nya sehingga dijamin halal.

Natur E


Beberapa hari yang lalu tumit kaki saya yang pecah-pecah sudah terasa sangat mengganggu, rasanya sudah seperti parutan (hehe . . lebay).  Padahal saya sudah cukup rajin mengolesi dengan lotion, cream dan minyak zaitun, tapi tidak ada perubahan yang berarti. Apalagi kaki suami saya, waah sepertinya bukan cuma pecah-pecah tapi sudah seperti belah-belah (parah . . .).

Untung saja suami saya mengingatkan untuk beli vitamin E, karena dulu kalau tumit pecah-pecah minum vitamin E cepat mulus. Setelah tiga hari saya minum vitamin E, kaki sudah gak kayak parutan lagi, sudah gak kasar walaupun masih terlihat retak-retak.  (kayak dinding aja . . .)

Saya periksa kaki suami, hampir sama kondisinya sudah tidak kasar dan keras lagi. Its works.  Hari ini sudah hari kelima, tumit jauh lebih lembut dan pecahnya jauh berkurang, yang jelas sudah gak kelihatan jelek lagi.  Padahal minumnya cuma 1 hari 1 kali, dan belum habis sekotak untuk berdua.

Dan baru saya sadari ternyata bibir saya juga sudah tidak retak-retak lagi, saya sudah bisa mengaplikasikan lipstik tanpa minyak zaitun terlebih dahulu.  Padahal biasanya saya harus pakai minyak zaitun sebelum lipstik, dan bibir cepat kering walaupun saya rajin minum air putih.

Setelah saya pikir-pikir, vitamin E ini cukup penting untuk rajin di konsumsi, karena tumit keras saja bisa lembut apalagi kulit kita yang memang relatif sudah lembut.  Mungkin karena kulit kita secara umum sudah lembut jadi tidak terasa perubahannya dengan minum vitamin E.  Tapi saya yakin, vitamin E punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita dan sepertinya memang bisa bikin kita awet muda. (haha . . . .)


Selamat Mencoba, Semoga Bermanfaat.

Terima Kasih Sudah Berkunjung.

Saya juga membuat sebuah review evoo (extra virgin olive oil), minyak ajaib yang bisa mengobati jerawat, bisul, gigitan semut/nyamuk, sampai gigitan lebah dan lipan. Baca ya di Sejuta manfaat minyak zaitun (evoo).  Khasiatnya beneran loh, sudah saya buktikan dalam 3 tahun terakhir ini.

Thursday, September 24, 2015

Review Bumbu Instan yang Enak

Saya sebenarnya tidak suka memasak pakai bumbu instan terutama karena mengandung msg, walaupun pernah coba bumbu instan biasanya gak diulangi lagi, karena rasanya yang gak natural dan vetsin sekali.  Paka vetsin, bumbu penyedap roy**, masa**, sa** dan lainnya gak ada dalam menu masakan.  Cukup bumbu dan rempah-rempah saja.
Tapi akhir-akhir ini saya sudah mulai keranjingan pakai bumbu instan. Awalnya ada temen yang cerita kalau masak sop, lebih mantap ditambah bumbu bamboe sop.  Saya tertarik coba, masak sop ayam dengan bumbu bawang putih, bawang merah, lada ditambah bumbu bamboe sop.  Yap memang mantapz.  Terlebih saya baca nih bumbu bebas pengawet dan msg.  Waah masuk kriteria bumbu ideal nih. Lagi pula melihat bentuknya yang bukan bubuk, tapi racikan bumbu dan rempah yang sudah dihaluskan dan ditumis, bumbu ini cukup meyakinkan untuk dicoba lebih lanjut.
Percobaan berlanjut dengan bumbu nasi goreng, yapz nasi goreng bamboe sukses jadi menu favorit keluarga.   Nasi goreng saya diklaim suami dan anak-anak lebih enak daripada nasi goreng yang dijual di warung nasgor terkenal di kota saya.  

Tapi biasanya saya tidak hanya menggunakan bumbu bamboe sebagai bumbu tunggal, karena saya tetap menggunakan bumbu asli dengan ditambahkan bumbu bamboe sebagai sentuhan pelengkap. Sebenarnya bumbu bamboe ini sudah cukup lengkap dan enak digunakan sebagai bumbu tunggal. hanya saja saya kurang puas jika memasak tanpa menggunakan bumbu-bumbu segar racikan sendiri.


Percobaan berlanjut ke bumbu sayur asem, lagi-lagi sukses.  Sekarang rasanya ada yang kurang kalau masak sayur asem tanpa bumbu bamboe sayur asam, juga saya lebih pede masak sayur asem kalau ada keluarga suami berkunjung ke rumah.  Yakin rasanya akan pas dan enak.

Next bumbu sambal goreng, rendang, gulai, kare sudah saya coba juga.  Overall semuanya enak, cuma kalau saya tidak ada perubahan signifikan dengan penambahan bumbu tersebut.  Jadi tanpa tambahan bumbu bamboo juga rasanya sudah seperti itu, mungkin karena masakan saya sudah enak, hahaha . . .

Oks, selain bumbu yang sudah saya sebut di atas, ada juga bumbu ayam goreng.  Satu sachet bumbu bamboe ayam goreng, cukup untuk satu ekor ayam ukuran sedang.  Masaknya mudah dan rasanyapun enak (recomended). 

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah bumbu bamboe ini kandungan garamnya sudah cukup pas, sehingga umumnya tidak perlu ditambah garam lagi.  Jadi jangan coba-coba tambah garam sebelum dicicip, bisa-bisa masakan jadi terlalu asin.


Last, untuk saudara-saudari yang baru belajar memasak dan merasa masakannya kurang sedap tanpa penyedap, bumbu bamboe ini sangat saya rekomendasikan untuk dicoba sebagai bumbu pelengkap (alias bumbu pemantap) karena kita cukup menggunakan bumbu seadanya saja lalu ditambahkan bumbu bamboe rasanya langsung perfecto.  Sedangkan untuk yang sibuk dan tidak sempat meracik bumbu, bumbu ini  saya rekomendasikan juga untuk digunakan sebagai bumbu tunggal.  Sehingga keluarga dapat tetap makan masakan rumah, walaupun ibunya sedang repot.  Dan karena produk ini bebas pengawet dan msg maka lebih aman dikonsumsi daripada makanan yang beli jadi.  Makanan jadi memang cukup enak untuk dimakan sekali-kali tapi kalau tiap hari selain tidak aman untuk kesehatan juga tidak aman dikantong, terutama untuk pegawai yang penghasilannya pas-pasan seperti saya. 

Bumbu ini dijual dengan harga Rp. 6000,-an per bungkus, dan di kota saya swalayan Giant yang menyediakan bumbu ini dengan varian cukup lengkap.

Baca juga : Review Bumbu Bamboe Saus Lada Hitam.

Selamat Mencoba.

Semoga Bermanfaat.


Saturday, August 22, 2015

Review Bumbu Bamboe Asia Saus Lada Hitam

Kali ini saya mau review pengalaman saya menggunakan bumbu bamboo asia saus lada hitam.  Pertama kali saya liat bumbu ini di giant, saya langsung tertarik untuk mencoba.  Saya relatif suka dengan semua bumbu bamboo, karena bebas penyedap dan pengawet, rasanya pun lebih alami dan tidak khas msg.

Pertama kali saya buat saus lada hitam dengan cara sebagai berikut :
  1. Bawang bombay 1 bh diiris, tumis dengan minyak secukupnya. Tamb
  2. ahkan 1 bungkus saus lada hitam bamboo.  Lalu masukkan air kurang lebih 1 gelas yang sudah diaduk dengan 1 sdt terigu atau maizena.  Setelah agak mengental, tambahkan 2-3 sdm saori saus tiram. Boleh ditambah lada hitam/putih  serta garam sesuai.
  3. Ayam/Ikan Gurame ½ kg di filet.  Bumbui bawang putih, garam dan lada. Sebaiknya biarkan satu jam dalam kulkas. Lumuri dengan terigu yang dicampur sagu, boleh juga dicampur tepung bumbu kentucky.  Goreng hingga kekuningan.
  4. Terakhir siram ayam goreng tepung dengan saus lada hitam.  Mantapz . . .

Anak-anak langsung suka banget.  Rasanya mirip-mirip yakiniku KFC. Suksess . . .
Besoknya, saya langsung share pengalaman dengan temen2 di kantor.  Dan jam istirahat siang itu, 3 rekan wanita seruangan langsung minta ditemani beli bumbu di giant.  Mereka semua langsung coba, dan sukses.  Bamboo lada hitam sudah jadi salah satu menu favorit dan andalan kami . . .

Tidak hanya lezat dijadikan saus yang disiram, ditumis langsung juga ternyata sama lezatnya dan lebih praktis.  Saya senang mencampurnya dengan ½ kg udang ditambah ¼ kg jamur yang sudah direbus.  Lauk dan sayur sekali masak. Hee . . .
Udang Jamur Saus Lada Hitam

Selain saus lada hitam, saya sudah coba bamboo asia tom yum juga.  Hanya saja, anggota keluarga dirumah kurang antusias.  Dan gak semua mau makannya, haha . .
Bumbu bamboo lain yang menurut saya oke adalah bumbu nasi goreng, sayur asem dan sop.  Kalau bumbu instan lain, sepertinya saya gak tertarik untuk beli lagi, rasa msg terlalu kuat sedangkan saya di rumah tidak mengkonsumsi msg termasuk penyedap lain sejenis roy** maupun ma**ko.
Sekian review kali ini, semoga bermanfaat.
Terima Kasih sudah Berkunjung.